Thursday, December 24, 2009

Jenis, Kegunaan, Cara Pengolahan Jamur

Ada banyak jenis-jenis jamur. Mulai jamur tiram, jamur kancing, jamur merang, jamur shitake dan masih banyak jenis jamur lainnya yang masih belum dikenal.

Kegunaan mengkonsumsi jamur :
  • Jamur minim karbohidrat
  • Jamur mampu menurunkan kadar kolesterol
Tidak semua jenis jamur aman dimakan oleh manusia. Untuk mengetahui kandungan dari jamur yang mungkin berbahaya bagi kesehatan harus melewati uji coba laboratorium. Tapi jika dalam keadaan darurat misalnya bagi para pendaki gunung yang harus makan seadanya untuk tetap bertahan hidup, minimal ciri jamur yang aman dikonsumsi adalah jamur yang hidup di lingkungan yang bersih dan mungkin telah dimakan oleh serangga.

Berdasarkan penelitian asing, tiap jenis jamur memiliki fungsi yang berbeda :
  • Jamur Kancing berguna untuk mencegah pembentukan enzim penyebab kanker payudara. Jamur kancing ini mengandung selenium, vitamin D dan tembaga. Bahan tersebut bermanfaat untuk pembentukan sel-sel darah merah.
  • Jamur Tiram berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Jamur Shitake berguna sebagai sumber utama L-ergothioneine. Apa itu L-ergothioneine ? L-ergothioneine adalah sejenis antioksidan yang kuat. Biasanya jamur shitake diolah dalam sup atau digoreng. Namun agar zat gizinya tidak hilang, sebaiknya memasak jamur sebentar saja.
Ada dua macam jenis jamur, yatu yang kering dan segar. Jamur Tiram tersedia dalam bentuk kering dan segar. Tapi kalau jamur kancing  termasuk jenis jamur yang tidak bisa dikeringkan. Tapi baik jamur yang dikeringkan maupun yang tidak dapat dikeringkan, nilai gizinya tidak jauh berbeda, hanya saja jamur yang kering dapat tahan lebih lama.

Cara pengolahan jamur kering :

  • Ketika diolah, jamur kering direndam dalam air hangat terlebih dahulu selama 25-30 menit, supaya kadar air yang semula berkurang bisa kembali lagi. Selain itu tujuan lain dengan merendam jamur ini supaya jamur menjadi mengembang dan menghilangkan kotorang yang menempel.
  • Setelah itu dicuci sekali lagi hingga bersih dan direndam dengan air hangat yang bersih sampai jamur benar-bernar mengembang sempurna. Perendaman jamur sebanyak dua kali ini ditujukan supaya jamur bener-benar bersih,

Yang harus diingat dalam menyimpan jamur :
  •  Jangan menyisakan jamur dalam air rendaman apalagi disimpan dalam lemari pendingin terlalu lama karena menyebabkan kemungkinan jamur jadi beracun, Lebih baik menyimpan jamur dalam keadaan kering pada suhu ruang, bukan dalam lemari pendingin.
  • Jamur yang fresh lebih baik diolah dan dikonsumsi pada saat yang sama. Kalau mau disimpan, letakkan dalam lemari pendingin dalam suhu sedang. Pastikan jamur disimpan dalam wadah kedap udara dan tidak terkena tetesan air.
Cara mengenali jamur beracun :
  • Ada perubahan warna jamur dari aslinya
  • Potongan jamur mengalami perubahan warna
  • Jika dipotong dengan pisau perak ada bekas biru / hitam pada pisau, maka ada kemungkinan jamur itu mengandung racun golongan sianida atau sulfide
  • Berbau sangat busuk

0 comments:

Post a Comment

 

Share it

© 3 Columns Newspaper Copyright by Info Tentang Kesehatan, Penyakit dsb | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks